Jumat, 12 Mei 2023

Julian Darus

Julian Darus yang biasa dikenal dengan Lian Swag yang merupakan anak dari kampung Dilang Puti kecamatan Bentian Besar kabupaten Kutai Barat.
Nama : Julian Darus
Nama Panggilan: Lian Swag
T.T.L : 28-07-2001
Hobby : Travelling, fashion, membaca komik, futsal, Gamer Mobile Legends
Pendidikan Terakhir : SMA

Memiliki 2 saudara perempuan, hidup dengan seorang Ibu yang sebagai Rumah Tangga dan Mencangkup sebagai Bapak Rumah Tangga hidup dikeluarga yang sederhana. Saat ini sedang berkuliah di universitas widyagama Mahakam Samarinda semester 6. Sebagai anak lelaki tunggal dan anak kedua harus  menjadi contoh adik yang baik dan menjadi kakak yang baik.

Senin, 27 Maret 2023

Ciri-Ciri Guru yang Profesional Dan Kompetensi Guru

Guru Profesional
Pendidikan merupakan hal yang urgen bahkan menjadi kebutuhan 
primer bagi pertumbuhan karakter manusia. Manusia memerlukan proses dalam setiap tumbuh kembang hidupnya sehingga mampu menjadi manusia yang 
sesungguhnya yaitu manusia yang mampu mengenal penciptaNya, mampu beradaptasi dengan lingkungannya, mampu menjadi diri yang mandiri dan mampu mengisi kehidupannya dengan nilai-nilai yang benar. Hal tersebut tidak akan mampu terlaksana dengan sendirinya 
melainkan harus dengan proses dan bantuan manusia lainnya untuk 
membimbing tentang pengembangan dirinya, mendidik tentang 
penanaman nilai-nilai yang benar dan memberi teladan tentang perilaku 
yang terpuji.

Guru adalah orang tua kedua bagi anak didik setelah orang tuabiologis mereka, yang memiliki peran penting dalam mentransfer ilmu pengetahuan dan mengembangkan serta menanamkan nilai-nilai akhlak yang benar di dalam kehidupannya. Dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2015, tentang Guru dan Dosen disebutkan bahwa guru adalah
pendidik profesional yang bertugas mendidik, mengajar, membimbing,
mengarahkan, melatih dan menilai atau melakukan evaluasi kepada
peserta didik pada jalur pendidikan formal mulai dari Pendidikan Anak
Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan menengah.

Ciri - Ciri Guru Profesional
Para ahli merumuskan ciri-ciri guru profesional dikelompokkan menjadi tiga yakni :
1. Ahli ; menguasai mengajar kognitif sesuai yang diajarkan dan menguasai tugas mendidik.
2. Memiliki rasa kesejawatan ( ETIKA PROFESI). 
 Rasa aman terlindungi dalam wadah lembaga seperti PGRI di mana saling menjunjung tinggi harkat martabat guru dengan guru dan masyarakat ( Mampu bersosialisasi)
3. Memiliki otonomi dan rasa tanggung jawab
Otonomi artinya Mandiri secara profesional berdasarkan keahliannya.
Seperti :
1) Mandiri mampu menguraikan nilai-nilai hidup.
2) mampu membuat pilihan nilai.
3)  mampu menuntunkan dan mengambil keputusan sendiri.
4) bertanggung jawab atas keputusan tersebut.

KOMPETENSI GURU
Pengertian Kompetensi
Kompetensi berasal dari bahasa Inggris yaitu competence. Maknanya sama dengan being competent, sedangkan competent sama artinya dengan
having ability, power, authoority, skill, knowledge, attitude dan sebagainya.
Dengan demikian kompetensi adalah kemampuan, kecakapan, keterampilan, dan pengetahuan seseorang dibidang tertentu. Jadi kata kompetensi diartikan sebagai kecakapan yang memadai untuk melakukan suatu tugas atau suatu keterampilan dan kecakapan yang disyaratkan. 
Kompetensi guru merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya tujuan pembelajaran dan pendidikan di sekolah, namun kompetensi guru tidak berdiri sendiri, dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti latar belakang pendidikan, pengalaman mengajar dan lama mengajar. Pengembangan kompetensi merupakan suatu proses konsolidasi dalam memahirkan seperangkat keterampilan yang dibutuhkan untuk mencapai domain kehidupan. Kompetensi guru dinilai penting sebagai alat seleksi dalam penerimaan calon guru, yang dapat dijadikan pedoman dalam rangka pembinaan dan pengembangan tenaga guru. 

Ada syarat dalam kepemilikan yang harus dimiliki seorang guru yakni adanya kompetensi atau kemampuan yang dalam mempertanggungjawabkan tugas tanggung jawab kewajibannya. Terpenuhi guna tercapainya tujuan yang diharapkan bersama.
Berdasarkan ppri nomor 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan bab 4 pasal 28 dinyatakan bahwa : harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran, sehat jasmani dan rohani serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. 
Kualifikasi akademik adalah tingkat pendidikan minimal yang harus dipenuhi oleh seorang pendidik yang membuktikan dengan ijazah atau sertifikat kalian yang relevan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Sidang kompetensi menurut UU nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen jelaskan bahwa kompetensi merupakan seperangkat pengetahuan keterampilan dan perilaku yang harus dimiliki dihayati dan dikuasai oleh guru dalam melaksanakan tugas profesinya.

Jumat, 19 November 2021

Nama Anggota Kelompok 6:  Alpina 2086206083  Julian Darus 2086206117  Mesra Yasin 2086206114 Hubungan Antara Model, Pendekatan, Strategi, Metode, dan Teknik Pembelajaran
Perbedaan Model, Pendekatan, Strategi, Metode, dan Teknik Pembelajaran. Menyusun pembelajaran yang dimana melibatkan dengan sejumlah hasil intruksional. Serta Guru harus mengenali isi dan proses yang dimana harus dilaksanakan, ketahanan, keinginan, dan minat siswa sehingga bisa memfokus pada pembelajaran yang paling efektif. Pada pembelajaran ada sebagian istilah yang dianggap memiliki arti sama yaitu strategi, pendekatan, model, metode, dan teknik pemebelajaran. Meskipun dianggap mempunyai kesamaan arti, namun kenyataannya istilah-istilah tersebut tidaklah sama. Perbedaannya adalah sebagai berikut. 1. Pendekatan Pembelajaran Pendekatan yang dimana sebagai cara umum dalam memandang permasalahan atau obyek kajian. Pendekatan pembelajaran juga merupakan titik tolak atau cara pandang guru terhadap proses pembelajaran yang berlangsung dan bersifat umum. Pendekatan pembelajaran dapat menguatkan dan melatari metode pembalajaran. 2. Strategi Pembelajaran Strategi Pembelajaran adalah pola umum perbuatan guru dan siswa di dalam mewujudkan kegiatan belajar-mengajar sehingga strategi menunjuk kepada karateristik abstrak rentetan perbuatan guru-siswa dalam peristiwa belajar-mengajar. Pada dasarnya strategi masih bersifat konseptual mengenai keputusan-keputusan yang akan diambil dalam suatu pelaksaan pembelajaran. 3. Metode Pembelajaran Metode Pembelajaran adalah cara yang harus dilalui di dalam mengajar. Metode juga dapat diartikan cara yang digunakan dalam rangka mengimplemtasikan rencana kegiatan pembelajaran yang telah disusun untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. 4. Teknik Pembelajaran Teknik adalah cara yang dilakukan seseorang guru dalam menerapkan suatu metode pembelajaran secara spesifik. Guru dapat menggunakan variasi teknik pembelajaran dalam satu metode pembelajaran, tergantung kondisi siswa di kelas. 5. Model Pembelajaran Model Pembelajaran adalah bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru di kelas. Di dalam model pembelajaran ditemukan strategi pencapaian kemampuan siswa dengan pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran. Di luar istilah-istilah tersebut, dalam proses pembelajaran yang dimana dikenal juga dengan istilah desain pembelajaran. Jika strategi pembelajaran kian berkenaan dengan pola umum dan prosedur umum keaktifan pembelajaran. Sedangkan desain pembelajaran lebih memilih terhadap cara-cara yang menyusun suatu sistem area belajar terpilih setelah membahas perihal yang bermacam-macam serta kemungkinan tipe atau jenis rumah yang hendak dibangun, yang dimana masing-masing akan menampilkan kesan dan pesan yang berbeda dan unik. Menurut ulasan diatas, maka untuk bisa melakukan tugasnya secara kompeten, seorang guru dituntut bisa memaklumi dan memegang keahlian yang memadai dalam memajukan beragam model pembelajaran yang efektif, kreatif dan memuaskan begitu juga diisyaratkan dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan. Akan tetapi, jika para guru atau calon guru telah dapat memahami konsep atau teori dasar pembelajaran yang merujuk pada proses (beserta konsep dan teori) pembelajaran sebagaimana dikemukakan di atas, maka pada dasarnya guru pun dapat secara kreatif mencobakan dan mengembangkan model pembelajaran tersendiri yang khas, sesuai dengan kondisi nyata di tempat kerja masing-masing, sehingga pada gilirannya akan muncul model-model pembelajaran versi guru yang bersangkutan, yang tentunya semakin memperkaya khazanah model pembelajaran yang telah ada.  

 Nama Anggota Kelompok 6:

Ø  ❖ Alpina 2086206083

Ø  ❖ Julian Darus 2086206117

Ø  ❖ Mesra Yasin 2086206114

 

Hubungan Antara Model, Pendekatan, Strategi,
Metode, dan Teknik Pembelajaran



 

Perbedaan Model, Pendekatan, Strategi, Metode, dan Teknik Pembelajaran. Menyusun pembelajaran yang dimana melibatkan dengan sejumlah hasil intruksional. Serta Guru harus mengenali isi dan proses yang dimana harus dilaksanakan, ketahanan, keinginan, dan minat siswa sehingga bisa memfokus pada pembelajaran yang paling efektif. Pada pembelajaran ada sebagian istilah yang dianggap memiliki arti sama yaitu strategi, pendekatan, model, metode, dan teknik pemebelajaran. Meskipun dianggap mempunyai kesamaan arti, namun kenyataannya istilah-istilah tersebut tidaklah sama. Perbedaannya adalah sebagai berikut.

1. Pendekatan Pembelajaran

            Pendekatan yang dimana sebagai cara umum dalam memandang permasalahan atau obyek kajian. Pendekatan pembelajaran juga merupakan titik tolak atau cara pandang guru terhadap proses pembelajaran yang berlangsung dan bersifat umum. Pendekatan pembelajaran dapat menguatkan dan melatari metode pembalajaran.

2. Strategi Pembelajaran

            Strategi Pembelajaran adalah pola umum perbuatan guru dan siswa di dalam mewujudkan kegiatan belajar-mengajar sehingga strategi menunjuk kepada karateristik abstrak rentetan perbuatan guru-siswa dalam peristiwa belajar-mengajar. Pada dasarnya strategi masih bersifat konseptual mengenai keputusan-keputusan yang akan diambil dalam suatu pelaksaan pembelajaran.

3. Metode Pembelajaran

            Metode Pembelajaran adalah cara yang harus dilalui di dalam mengajar. Metode juga dapat diartikan cara yang digunakan dalam rangka mengimplemtasikan rencana kegiatan pembelajaran yang telah disusun untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.

4. Teknik Pembelajaran

            Teknik adalah cara yang dilakukan seseorang guru dalam menerapkan suatu metode pembelajaran secara spesifik. Guru dapat menggunakan variasi teknik pembelajaran dalam satu metode pembelajaran, tergantung kondisi siswa di kelas.

5. Model Pembelajaran

            Model Pembelajaran adalah bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru di kelas. Di dalam model pembelajaran ditemukan strategi pencapaian kemampuan siswa dengan pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran.

 

Di luar istilah-istilah tersebut, dalam proses pembelajaran yang dimana dikenal juga dengan istilah desain pembelajaran. Jika strategi pembelajaran kian berkenaan dengan  pola umum dan prosedur umum keaktifan pembelajaran. Sedangkan desain pembelajaran lebih memilih terhadap cara-cara yang menyusun suatu sistem area belajar terpilih setelah membahas perihal yang bermacam-macam serta kemungkinan tipe atau jenis rumah yang hendak dibangun, yang dimana masing-masing akan menampilkan kesan dan pesan yang berbeda dan unik.

Menurut ulasan diatas, maka untuk bisa melakukan tugasnya secara kompeten, seorang guru dituntut bisa memaklumi dan memegang keahlian yang memadai dalam memajukan beragam model pembelajaran yang efektif, kreatif dan memuaskan begitu juga diisyaratkan dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan.

Akan tetapi, jika para guru atau calon guru telah dapat memahami konsep atau teori dasar pembelajaran yang merujuk pada proses (beserta konsep dan teori) pembelajaran sebagaimana dikemukakan di atas, maka pada dasarnya guru pun dapat secara kreatif mencobakan dan mengembangkan model pembelajaran tersendiri yang khas, sesuai dengan kondisi nyata di tempat kerja masing-masing, sehingga pada gilirannya akan muncul model-model pembelajaran versi guru yang bersangkutan, yang tentunya semakin memperkaya khazanah model pembelajaran yang telah ada.


 





Julian Darus

Julian Darus yang biasa dikenal dengan Lian Swag yang merupakan anak dari kampung Dilang Puti kecamatan Bentian Besar kabupaten Kutai Barat....